Sempat Bermasalah di Jakarta, Agensi Lee Jong Suk Tempuh Jalur Hukum

Sabtu (3/11) Lee  Jong Suk baru saja menggelar acara fanmeetingnya di Jakarta. Acara tersebut bertajuk Crank Up dengan Yes24 Ent Indonesia sebagai promotornya. Ia pun berhasil memukau para penggemar dengan perlihatkan kemampuan bernyanyi hingga bermain pianonya.

Sayangnya, kabar tak sedap menimpanya. Dirinya sempat tertahan di Bandara Soekarno Hatta. Padahal, seharusnya Minggu (4/11) dirinya sudah berada di negara asalnya, Korea. Agensi yang menaungi Lee Jong Suk, A-man Project merasa penjelasan tentang persoalan tersebut terus berubah-ubah. Awalnya, A-Man Project mendapat informasi bahwa ada masalah kepemilikan paspor. Namun, beberapa jam kemudian, promotor disebut tidak membayar pajak, sehingga mereka ditahan di otoritas perpajakan Indonesia.

A-man Project menulis pada sosial medianya bahwa selama proses itu, paspor aktor (Jong Suk) dan stafnya disita. Kemudian media lokal memberitakan bahwa Yes24 tidak mengajukan (visa) izin kerja jangka pendek, sehingga mengakibatkan masalah visa.

Agensi tersebut selanjutnya berniat mengambil tindakan hukum terhadap masalah yang Jong Suk alami di Jakarta. Lee Jong Suk akhirnya dideportasi ke negara asalnya, Korea Selatan, pada Senin (5/11/2018) malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *