Menurut Studi, Perempuan Desa di Indonesia 7 Kali Lebih Rentan Alami Perut Buncit

Mahasiswi PhD dari Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Klinis di Universitas Umea mengeluarkan tesis mengenai perut buncit di pedesaan Indonesia.

Tesis yang digarap oleh Cahywa Utamie Pujilestari ini menarik perhatian. Sebab, dirinya menemukan bahwa perempuan di desa bisa sampai tujuh kali lebih mungkin memilki perut buncit dibandingkan dengan pria. Dalam tesisnya, Cahya menganalisis perut buncit berdasarkan perspektif sosioekonomi dan kesetaraan gender.

Tesis tersebut berdasarkan empat studi dengan total 15.500 responden di wilayah Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Sebagian besar respondennya berasalh dari daerah pedesaan.

Cahya mengungkapkan, jika tidak ada pencegahan, perut buncit bisa terus meningkat di masyarakat menengah ke bawah dan akan berakibat buruk pada kesehatan. Seperti yang kita ketahui, biasanya perut buncit dialami oleh orang-orang yang hidup makmur. Di sisi lain, masalah kesehatan dan kematian akibat perut buncit dialami penduduk miskin.

Perempuan lulusan sarjana keperawatan Universitas Gadjah Mada ini juga menjelaskan, upaya pencegahan harus diarahkan pada wanita yang rentan secara sosial dan termasuk kelompok paling beresiko menderita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *