Jangan Baper, Ini Cara Membalas Pesan Mantan!

Berakhirnya sebuah hubungan asmara memang tidak harus disertai dengan putusnya jalinan silaturahmi atau bahkan menimbulkan permusuhan. Namun, menurut pengalaman kebanyakan orang proses penataan hati berjalan lebih maksimal jika kalian membatasi komunikasi dengan mantan. Jika suatu hari nanti mantan yang dulu menyakitimu menghubungi kembali, ada baiknya kalian membalasnya dengan hati-hati. Bukan untuk menakuti, namun sebelum terjebak lagi ada baiknya kalian ingat lima hal berikut ini. Nah supaya kalian nggak baper, ada baiknya baca ini dulu yuk!

Pertama, bertanya kabar adalah cara mantanmu membuka pembicaraan dan masuk kembali ke bagian hidupmu yang sudah berjalan maju. Membalas singkat maupun panjang pesan yang ia tanyakan adalah murni sebuah pilihan yang ada di tangan kalian. Jika kalian tidak berniat membawanya masuk kembali ke dalam hidup kalian, cukup balas pesannya dengan singkat tanpa balik bertanya. Itu sudah membuat ia lelah untuk mengejar kalian kembali. Ada baiknya berhenti membalas pesan ketika dia mulai mengembangkan pembicaraan seolah memancing kalian terus berbalas pesan. 

Kedua, ingatlah jika ia merupakan orang yang membuat kalian galau hingga tak nafsu makan. Apapun alasan kandasnya sebuah hubungan pasti disertai oleh perasaan yang menyesakkan. Yang namanya gagal memang wajar menimbulkan perasaan kurang nyaman bahkan sampai mempengaruhi nafsu makan seseorang. Nah, kalau kalian ragu harus balas pesan mantan atau tidak, ingat saja dia pernah menjadi alasan senyummu berubah menjadi tangisan saat putus. 

Baca ini juga yuk:
Selain Via Vallen, Prilly Curhat Soal Body Shaming
Acha Sinaga Girang Bisa Liburan Dikehamilan Pertamanya

Ketiga, menghubungi duluan adalah caranya membuatmu baper dan berharap agar bisa balikan dengannya. Selain bermaksud basa-basi, mantan yang kembali menghubungimu mungkin saja punya motif maupun modus tertentu. Salah satunya membuatmu baper dan kembali membuka hatimu untuknya. Memang tak ada salahnya untuk membalas pesannya, namun yang ditakutkan adalah rasa bapermu meningkat saat kembali bertukar pesan dengan sosok di masa lalumu itu. 

Keempat, kesepian bisa membuat orang lupa daratan dan lupa yang namanya mantan. Daripada terlalu senang di chat mantan setelah lama nggak saling memberi kabar, ada baiknya kalian pastikan terlebih dahulu dia menghubungi kalian bukan karena sedang kesepian. Lebih parahnya jika di mantan sudah punya pasangan namun dia bilang kangen padamu di tengah malam. Hati-hati ya!

Kelima, bisa aja dia cuma mau jadi temen kalian aja nih. Kalau temenan kan nggak harus baper-baperan. Jadi, coba aja jalin silaturahmi sama mantan. 

Mau sebaik apapun isi pesannya, yang namanya pesan tidak bisa dijadikan indikator isi hati seseorang. Daripada salah menilai terus terjebak nostalgia lebih baik abaikan pesannya atau balas pesannya secukupnya saja!