Yang Sebaiknya Kamu Lakukan Setelah Mendapatkan Body Shaming

Setiap orang pasti pernah merasakan sedih, kesal, dan tidak bahagia setelah mendapatkan perkataan yang menjurus ke body shaming. Semangat seseorang seketika rasanya seperti anjlok. Rasa percaya diri pun juga bisa saja menurun. Namun sekesal-kesalnya kalian, sebaiknya jangan lakukan lima hal ini usai alami body shaming. 

Saat bentuk tubuh atau parasnya dihina oleh orang lain, janganlah sekali-kali kalian menyalahkan Tuhan. Karena Tuhan sudah menciptakanmu dengan bentuk sebaik-baiknya. Daripada kalian menyalahkan, jauh lebih baik bila kalian bersyukur dengan pemberianNya. Hal itu akan membuatmu cepat kembali bahagia dan percaya diri. 

Bersedih sih boleh-boleh saja ya. Bahkan menangis sekalipun juga diperbolehkan. Namun sebaiknya jangan keterusan karena tubuhnya nanti jadi bisa terserang sakit. Rutinitasmu nantinya akan keteteran dan kalian jadi tidak produktif. Cobalah melupakan body shaming yang telah kalian alami dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang selama ini kalian sukai. Seperti membaca, memasak, atau mendaki gunung bersama teman-teman. 

Yang biasa dilakukan kebanyakan orang setelah mengalami body shaming adalah membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Sebaiknya, kalian tidak melakukan hal tersebut. Membandingkan dirimu dengan orang lain. Hal itu bukannya membuat perasaanmu lebih baik, malah bisa semakin memburuk. 

Telah mendapat tindakan body shaming, bukan berarti kalian juga bisa melakukannya hal yang sama pada orang lain untuk melampiaskan rasa kesal. Rasanya memang kesal saat menerima wajah yang kita miliki dihina jelek. Tetapi, walaupun kesal, sebaiknya jangan memutuskan untuk operasi plastik agar tidak kena body shaming lagi. Pikirkan banyak dampak negatif akan kamu dapatkan bila merombak struktur wajahmu. Cedera saraf, kerontokan rambut, kerontokan kulit, bahkan bisa saja menyebabkan kematian.

Baca Ini Juga YUK!
Nadine Chandrawinata – Dimas Anggara Gemar Berkebun
Brisia Jodie Pilih Bisnis Ketimbang Jadi Penyanyi?