Ditelantarkan Ibu, 2 Anak Makan Kertas dan Rambut

Heboh.com, Jakarta – Memiliki anak merupakan anugerah terindah yang bisa dimiliki setiap orang tua. Banyak orang tua yang menantikan seorang anak dalam waktu yang sangat lama. Sayangnya, ada beberapa orang tua yang justru tidak peduli dan menelantarkan buah hatinya. Salah satunya, yang tengah viral saat ini, 2 orang anak dari Ukraina terpaksa makan kertas dan rambut karena ditelantarkan sang ibu.

2 anak bernama Diana dan Anya, masing-masing berusia 5 tahun dan 1 tahun ini tidak diberi makan oleh sang ibu. Beruntungnya, mereka telah diselamatkan oleh polisi terkait. Keduanya terpaksa hidup bersama ibu dan pacar ibunya yang pengangguran. Mereka kelaparan dan tak terurus sementara sang ibu dan pacar barunya hanya sibuk bertengkar. Mereka berdua harus bertahan hidup dengan memakan apapun yang mereka temukan. Seorang dokter anak, Liya Segeda, menemukan bahwa mereka memakan berbagai benda yang seharusnya tidak dimakan di dalam apartemen tersebut.

“Kotoran dari anak perempuan ini mengandung styrofoam, kertas dinding, rambut, dan benda-benda lainnya. Mereka makan semua yang bisa mereka temukan di apartemen,” katanya.

Entah apa saja yang telah mereka alami sebelum ditemukan pada 21 November 2019 lalu oleh para tetangga yang merasa khawatir dan akhirnya memanggil polisi setempat.

Menurut salah seorang tetangga, ibu dan pacarnya sering terdengar bertengkar dan gaduh, juga sang ibu sering memarahi anak-anaknya.

“Mereka terus-menerus meneriaki anak-anak dan tidak merawat mereka. Gadis-gadis itu selalu kotor dan terabaikan. Selalu ada bau busuk tercium dari apartemen mereka,” katanya.

Selama ini Diana dan Anya hanya dapat makanan layak sebulan sekali ketika ibunya mendapat tunjangan anak setelah itu, uang tersebut digunakan sang ibu untuk membeli alkohol. Beruntungnya, keduanya kini telah hidup dengan lebih layak dan sehat.

sumber gambar: tribun

Baca Ini Juga YUK!
Panggilan Sayang Kekeyi dan Rio Ramadhan Bikin Netizen ‘Geli’
Dituduh Pelakor, Ratu Meta Laporkan Akun Haters

Leave a Reply