Iringi Kepergian Akbar, Keluarga Tak Kuasa Tahan Tangis

Isak tangis keluarga mengiringi kepergian Akbar Alamsyah yang merupakan korban kerusuhan demo di depan gedung MPR/DPR 25 September 2019 lalu. Kabar meninggalnya Akbar dikonfirmasi oleh ibu dan Fitri (kakak korban) pada hari ini (11/10). Akbar dimakamkan di TPU Wakaf belakang Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Belum diketahui bagaimana kejadian saat Akbar terluka tempurung kepalanya hingga koma. Orang tuanya mengetahui hal tersebut saat Akbar sudah terbaring dalam keadaan koma. 

Keluarga dan masyarakat yang mengantar kepergian Akbar menuju liang lahat terlihat untuk menguatkan orang tua serta kakaknya. Pasalnya pengakuan dari orang tuanya tidak mengetahui secara betul mengapa anaknya sampai terluka begitu parah hingga koma. Meskipun sempat dioperasi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, namun keadaan Akbar Alamsyah tak kunjun membaik. Sebelumnya Akbar dikabarkan hilang pada tanggal 25 dan baru ditemukan pada tanggal 28 dengan kondisi yang sudah parah.

Kepolisian menjelaskan jika Akbar mengalami luka pada bagian kepala karena terjatuh dari gerbang karena menghindari kerusuhan. Namun ketua YLBHI (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia) mengatakan jika ada kejanggalan terkait hal tersebut. Muhammad Isnur mencurigai jika pihak kepolisian terlihat menyembunyikan sesuatu karena proses investigasi mengenai kejadian tersebut terkesan tertutup. 

Baca juga: https://heboh.com/entertainment/potret-wisuda-kaesang-bersama-pacar/