Pencarian Pesawat Lion Perlahan Menemui Titik Terang

Akhirnya Black box Lion Air berhasil ditemukan di kedalaman 30 meter perairan Ujung Karawang, Jawa Barat. Black box yang ditemukan merupakan bagian Flight Data Recorder (FDR). Sejak jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 pada Senin (29/10), proses pencarian black box ditemukan setelah empat hari. Benda tersebut bisa mengungkap penyebab kecelakaan yang terjadi.

Pencarian Black box berhasil setelah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau bersama Tim Gabungan dan Kabasarnas. Hadi mengaku mendengar suara sinyal yang bersumber dari black box. Sinyal ini ditangkap menggunakan alat ping locater milik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang bisa digunakan untuk menangkap sinyal emergency locator transmitter (ELT) dari black box pesawat.

Menurut Hadi, Tim menemukan suara ping dari black box yang bunyi ping-nya dua. Puluhan penyelam dari TNI AL, Basarnas dan tim lainnya melakukan penyelaman untuk mencari black box dan badan pesawat tersebut. Setelah melakukan pencarian, akhirnya tim gabungan itu menemukan black box Lion Air JT-610 dalam kondisi utuh. Benda itu ditemukan oleh penyelam dari prajurit Intai Amfibi (Taifib) Marinir TNI AL, Sertu Hendra.

Usai penemuan black box, Tim SAR gabungan menemukan sejumlah benda yang diduga bagian pesawat Lion Air JT-610. Benda berukuran cukup besar itu di antaranya roda pesawat. Benda ditemukan setelah tim SAR menurunkan robot bawah laut remote operated vehicle (ROV). Berdasarkan pengamatan robot itu, memang tampak begitu banyak serpihan dan bahkan beberapa korban manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *