Viral! ‘Les Gratis’, Netizen: Semangat Para Pengajarnya!

Beberapa waktu belakangan ini, sebuah channel Youtube menjadi viral di platform media sosial, Twitter. Channel dengan nama ‘Les Gratis’ menjadi viral lantaran dianggap memiliki konten yang baik dan mendidik namun subscribers dan penontonnya sangat sedikit bila dibandingkan dengan channel milik Youtubers lain. 

Sebuah akun dengan username, @YuniRahmahdani, menuliskan tweetnya tentang channel ini, “Giliran konten yt yg bagus gini penonton nya minim😢 sayang sekali:)”

Sontak tweet tersebut menjadi viral di kalangan warganet, tidak sedikit yang akhirnya berbondong – bondong membuka aplikasi atau website Youtube dan menjadi subscriber dari channel ini. Channel yang awalnya hanya memiliki sekitar 1,5K+ subscriber ini langsung mengalami peningkatan menjadi lebih dari 10K+ subscriber dalam waktu singkat. Video yang tadinya hanya ditonton kurang dari 10 orang berubah menjadi ribuan lebih viewers.

Banyak warganet yang membanjiri channel ini memberi dukungan agar channel ini semakin maju dan berkembang. 

“Semangat bikin kontennya Pak (: semoga jadi amal jariyah. Buktikan kalau ini gak kalah bagusnya Dari bimbel online berbayar”
“Makasih banget,ngebantu aku buat  bantu bantu pr adek ku”
“Semangat pak, terima kasih atas konten yang sangat bermanfaat!”

Ucapan rasa terimakasih pun disampaikan oleh CEO Les Gratis, Dandy Rajendra, “Terimakasih, terimakasih, terimakasih. Dalam waktu kurang dari 3 bulan, Les Gratis mencapai 10rb subscribers, thank you so much for all the kind words, the support and the positivity, this really means a lot for us.🙏”

Channel ‘Les Gratis’ menyuguhkan video edukasi berupa penjelasan pelajaran matematika dan IPA untuk murid Sekolah Dasar.Di setiap video dijelaskan tahapan – tahapan untuk menyelesaikan soal yang dijelaskan oleh master tutor, Bapak Iwan, lalu latihan atau contoh soal untuk dikerjakan. Lalu pada akhir video, ada jawaban dari soal tersebut. Selanjutnya, menurut Dandy Rajendra, akan dibuat juga video untuk murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Leave a Reply