Buat Kamu yang Akan Berkurban Besok, Catat Protokol Kesehatan Pelaksanaan Kurban Idul Adha dari Kementan Ini Yuk!

Buat Kamu yang Akan Berkurban Besok, Catat Protokol Kesehatan Pelaksanaan Kurban Idul Adha dari Kementan Ini Yuk!
Ilustrasi Kurban

Heboh.com, Jakarta - Semenjak adanya pandemi virus Corona, banyak tradisi yang akhirnya harus berubah dan harus disesuaikan dengan protokol kesehatan demi memutus tali rantai penyebaran virus COVID-19. Salah satu yang harus berubah ialah tradisi Kurban dalam perayaan Idul Adha tahun ini.

Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban akan dirayakan besok, Jumat (31/7). Terkait dengan situasi pandemi virus corona, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian pun mengeluarkan surat edaran tentang panduan melaksanakan kurban di tengah-tengah pandemi ini.

Sebelum melaksanakan kurban besok, catat dulu yuk panduan-panduan ini supaya kamu dan warga sekitar selalu terlindungi dari virus COVID-19!

1. Pemotongan hewan kurban dilakukan di fasilitas pemotongan hewan kurban yang sudah mendapat izin dari pemerintah daerah kabupaten atau kota setempat melalui dinas yang membidangi fungsi kesehatan masyarakat veteriner.

2. Jumlah panitia dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban harus diatur dan dibatasi kepadatannya. Harus ada pengaturan jarak minimal 1 meter dan tidak saling berhadapan antar petugas saat melakukan aktivitas pengulitan, pencacahan, penanganan dan pengemasan daging. Fasilitas pemotongan hewan kurban hanya boleh dihadiri oleh panitia.

3. Petugas yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging dan jeroan harus dibedakan. Setiap orang harus menggunakan alat pelindung diri paling kurang masker sejak perjalanan dari atau ke rumah dan selama di fasilitas pemotongan.

4. Petugas yang melakukan pengulitan, penanganan dan pencacahan karkas atau daging dan jeroan harus memakai alat pelindung diri seperti masker, faceshield, sarung tangan sekali pakai, apron dan penutup alas kaki atau sepatu. Penanggung jawab kegiatan kurban wajib mengedukasi setiap orang untuk menghindari menyentuh muka termasuk mata, hidung, telinga dan mulut serta menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.

5. Setiap orang harus menghindari berjabat tangan atau kontak langsung serta memperhatikan etika batuk, bersin atau meludah. Setiap orang juga harus melakukan pembersihan tempat pemotongan dan peralatan yang akan maupun telah digunakan serta membuang kotoran pada fasilitas penanganan kotoran atau limbah. Setiap orang di tempat pemotongan nantinya juga harus membersihkan diri sebelum melakukan kontak dengan keluarga di rumah.

6. Melakukan pengukuran suhu tubuh di tiap pintu masuk tempat pemotongan. Tiap orang yang memiliki gejala demam atau nyeri tenggorokan atau batuk, pilek atau sesak napas dilarang masuk ke tempat pemotongan. Panitia juga sebaiknya berasal dari lingkungan tempat tinggal yang sama dan tidak dalam masa karantina mandiri.

Untuk selengkapnya, tonton video yang sudah disiapkan oleh Kementrian Pertanian Republik Indonesia ini yuk!