Lolos ke Perempat Final, Simak Profil Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan

Lolos ke Perempat Final, Simak Profil Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan

Heboh.com, Jakarta - Pasangan ganda putra Indonesia yang dijuluki 'The Daddies', Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil mengalahkan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis, 29 Juli 2021, di Court 2 Musashino Forest Sport Plaza, berakhir dengan skor 21-14, 16-21, dan 21-9. The Daddies melaju ke perempat final Olimpiade Tokyo 2020 usai menjadi juara Grup D dengan menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan.

Usai memenangkan pertandingan melawan Jepang, pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/ Hendra Setiawan mendapat banyak sorotan. Berikut profil dan sejumlah prestasi yang pernah diraih keduanya. Yuk simak!

Mohammad Ahsan atau yang akrab dipanggil Ahsan merupakan anak laki-laki pasangan Tumin Atmadi dan Siti Rohanah. Ia dilahirkan di Palembang, 7 September 1987. Ahsan adalah salah satu pemain bulu tangkis Ganda Putra Indonesia yang berpasangan dengan Bona Septano dan Hendra Setiawan. Sejak kecil, Ahsan memiliki cita-cita menjadi atlet bulutangkis. Bahkan ia bermimpi ingin naik podium sebagai juara seperti yang ia tonton di televisi. Ia ingin seperti pebulutangkis Ricky Soebagja. Atas cita-citanya tersebut, usai lulus SMP, Ahsan pergi ke Jakarta untuk mengejar mimpinya. Ia akhirnya masuk di Klub bulu tangkis ternama PB Djarum. Ia mulai mengawali karier profesionalnya dari klub ini.

Terlihat memiliki kemampuan, Mohammad Ahsan terpilih masuk Pelatnas. Kariernya di Pelatnas Cipayung dimulai pada tahun 2008. Bermain di ganda putra, awalnya Ahsan dipasangkan dengan Bona Septano. Sejumlah turnamen ia ikuti. Berbagai gelar pun ia raihnya. Namun, karena dianggap kurang maksimal, mereka dipisahkan. Ahsan kemudian dipasangkan dengan Hendra Setiawan. Sebelumnya, Hendra baru saja berpisah dengan pasangannya Markis Kido yang telah bermain bersama selama 13 tahun. Ahsan dan Hendra memulai debutnya pada tahun 2012.

Baca Yuk!

6 Profil Atlet Badminton yang Ikut Olimpiade Tokyo 2020

Kalahkan Wakil Belgia, Gregoria Mariska Tunjung Lolos Babak 16 Besar

Berikut catatan prestasi yang pernah diraih oleh Mohammad Ahsan.

  • Perempat Final DJARUM INDONESIA SUPER SERIES 2008
  • Perempat Final Chinese Taipei Grand Prix Gold
  • Juara BINGO BONANZA PHILIPPINE GRAND PRIX GOLD 2009
  • Juara VIETNAM GRAND PRIX 2010
  • Juara INDONESIA GRAND PRIX GOLD 2010
  • Juara SEA GAMES 26 2011
  • Juara Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013
  • Juara Li-Ning Singapore Open Super Series 2013
  • Juara Dunia BWF World Badminton Championships 2013
  • Juara Yonex Japan Open Super Series 2013
  • Juara BWF Super Series Final 2013
  • Juara Hongkong Open Super Series 2014
  • Semifinal Thomas Cup 2014
  • Juara Asian Games 2014
  • Juara All England Badminton Championship 2014
  • Juara Dunia BWF World Championships 2015
  • Runner - Up Kejuaraan Dunia 2017
  • Juara All England Badminton Championship 2019

Hendra Setiawan adalah salah satu pemain bulutangkis Indonesia. Ia lahir di Pemalang, Jawa Tengam 25 Agustus 1984. Hendra Setiawan mengawali kariernya berpasangan dengan Markis Kido dan pernah menduduki peringkat ke-2 dunia IBF untuk ganda putra. Gelar yang pernah didapat adalah juara dunia 2007 di Malaysia, juara China Super Series 2007 dan Hongkong Super Series 2007. Pada tahun 2008 juga menjadi pasangan Kido/Setiawan juara di Malaysia Super Series.

Hendra mengakhiri masa lajangnya dengan kekasihnya yang bernama Sandiani Arief pada 9 Oktober 2011 lalu. Hendra mengaku mereka berdua hanya sempat berbulan madu ke hotel lantaran Hendra masih harus sibuk turun ke lapangan untuk mengikuti kejuaraan bulu tangkis. Saat ini, Hendra dan sang istri telah dikarunai dua anak laki-laki dan satu anak perempuan yang masih kecil-kecil.

Hendra Setiawan bersama pasangannya Markis berhasil meraih medali emas untuk Indonesia di Olimpiade Beijing 2008 untuk cabang bulu tangkis ganda putra. Pada tahun 2012, Hendra dan Ahsan menjadi semi finalis di YONEX Denmark Open 2012 sedangkan pada tahun 2013, keduanya berhasil menyabet dua gelar superseries yakni sebagai juara di Maybank Malaysia Open Superseries dan Djarum Indonesia Superseries Premier.

Pada ajang Dunia BWF 2013, Hendra/ Ahsan berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan pasangan Mathias Boe dan Carsten Mogensen asal Denmark dengan skor 21-13 23-21. Pada tahun 2014, Hendra dan Ahsan kembali membuat harum nama bangsa Indonesia. Ganda putra peringkat satu dunia ini sukses merebut gelar juara All England 2014 nomor Ganda Putra.