Salut! Bocah 10 Tahun Ini Jadi Pelopor Gerakan Anti Sampah dan Bantu Sekolahkan Anak Kurang Mampu

Salut! Bocah 10 Tahun Ini Jadi Pelopor Gerakan Anti Sampah dan Bantu Sekolahkan Anak Kurang Mampu

Heboh.com Jakarta - Joseph Arjuna Wijaya atau biasa disapa Joseph mendedikasikan sebagian waktunya untuk membersihkan lingkungan di Bali dari sampah.

Bocah 10 tahun asal Bali ini menjadi pelopor perubahan karena berawal dari keprihatinan melihat situasi lingkungan sekitar. Dimana ia melihat data bahwa Indonesia menyumbang 1,3 juta ton sampah plastik di lautan setahunnya, sehingga menjadikan Tanah Air sebagai negara pencemar laut terbanyak di dunia.

Baca juga!
Tak Hanya Jenderal Sederhana dan Bersahaja, Yehu Wangsajaya Merubah Stigma Hedonisme Polri
Dampak Gempa Cianjur: 162 Korban Jiwa, 326 Orang Luka-luka dan 2.345 Bangunan Rusak

Menurur Joseph, meski sudah banyak gerakan bersih-bersih sampah di pantai dan adanya larangan menggunakan tas dan sedotan plastik di banyak tempat, tetapi sampah masih menjadi masalah yang serius di Bali.

"Jadi dulu waktu aku lagi main dengan teman-teman saat Covid-19. Mereka dari Kupang, Jawa, dan Sumatera, saya iseng memungut sampah dan mendaur ulang. Terus saya tanya ke Ayah apakah boleh saya melakukan ini (memungut dan mendaur ulang sampah), jadi saya bisa bantu anak-anak bersekolah dan membersihkan lingkungan" Ujar Joseph Arjuna Wijaya

Setiap hari Minggu, Joseph membuka booth di La Brisa Sunday Market untuk memasarkan hasil karya daur ulangnya. Tentunya hasil karyanya tersebut merupakan hasil dari dedikasi waktunya untuk memungut sampah di sekitar rumahnya lalu mendaur ulang setiap Selasa, Kamis dan Sabtu yang diambil dengan peralatan sederhana.

Melalui kegiatan ini Joseph berharap ke depannya masyarakat lokal juga tertarik untuk mendaur ulang sampah anorganiknya agar bisa mengurangi jumlah sampah. Salah satu hal yang dapat dilakukan dengan mengadakan acara bersih-bersih pantai 1 kali sebulan.