Fenomena Waterspout di Wonogiri. Begini Penjelasannya!

Fenomena Waterspout di Wonogiri. Begini Penjelasannya!

Heboh.com, Jakarta - Baru-baru ini terjadi peristiwa puting beliung terjadi di daerah Waduk Gajah Mungkur (WGM). Sejumlah video yang memperlihatkan peristiwa tersebut telah beredar di media sosial, salah satunnya unggahan akun instagram repostwonogiri.

Namun Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan fenomena pusaran angin yang terjadi ini bukanlah fenomena puting beliung melainkan water spout atau tornado yang terkoneksi dengan air dalam skala mikro.

Mau tahu berita lebih jelasnya? Yuk disimak!

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by WONOGIRI (@repostwonogiri)

Pada Rabu (20/1) pukul lalu 15.30 WIB , Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri melaporkan puting beliung berputar-putar di atas Waduk Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Staf seksi Kedaruratan BPBD Wonogiri, Joko mengatakan angin itu perlahan menghilang ketika hampir sampai di wilayah keramba yang ada di sekitar perairan Waduk Gajah Mungkur.

Baca Yuk!
Diduga Bunuh Diri, Seorang Perempuan Melompat dari Lantai 4 Mall Taman Anggrek!

Drama Ojol, Pria Ini Ketinggalan Setelah Isi Bensin

Namun LAPAN mengatakan peristiwa tersebut adalah water spout bukanlah puting beliung. Menurut peneliti Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer (PSTA) LAPAN Dr. Erma Yulihastin, terdapat perbedaan mendasar antara fenomena water spout dan angin puting beliung akibat kondisi anomali cuaca. "Perbedaan water spout dengan puting beliung dapat diidentifikasi dari koneksinya dengan media air yang terdapat di bagian dasarnya," jelas Erma.

Puting beliung merupakan fenomena angin kencang yang bentuknya berputar menyerupai belalai dan keluar dari awan CB serta terjadi di daratan. Jika terjadi di perairan, dinamakan water spout. Pertistiwa yang berdurasi 15 menit ini, tidak sempat sampai ke wilayah daratan dan pemukiman warga. Alhasil, tidak ada korban jiwa dan juga kerusakan harta benda.