Kemendagri Buat Layanan Cegah Korupsi Pemda Berbasis Metaverse

Kemendagri Buat Layanan Cegah Korupsi Pemda Berbasis Metaverse

Heboh.com Jakarta - Layanan bernama Konsultasi Virtual Otonomi Daerah (Kovi Otda) berbasis metaverse diperkenalkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Layanan tersebut diperkenalkan untuk menekan potensi korupsi di lingkungan pemerintah daerah. 

Dengan adanya layanan itu, pemerintah daerah dapat berkonsultasi dengan pemerintah pusat lewat virtual.

Baca Juga!
Polda Metro Jaya Larang Takbiran Keliling di Wilayah Jakarta dan Sekitarnya
Kronologi Kebakaran Pasar Gembrong, 400 Toko dan Rumah Hangus Rugi Rp1,5 Miliar

"Kita launching sebuah inovasi untuk melayani Pemda seputar konsultasi otonomi daerah berbasis virtual dengan teknologi metaverse atau 3D animasi," kata Dirjen Otonomi Daerah, Kemendagri Akmal Malik.

Akmal mengatakan bahwa layanan berbasis metaverse itu dapat diakses melalui www.kovi.otda.kemendagri.go.id. Nantinya, Akmal juga akan memberikan akun khusus bagi pemda untuk dapat mengakses layanan tersebut.

“Jadi nanti Pemda akan bertemu saya dan pejabat lainnya untuk konsultasi dalam bentuk animasi 3 dimensi. Jadi kami akan bawa pemda dalam ruang animasi,” lanjut Akmal.

Layanan itu akan diuji coba dan diluncurkan pada Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-26, Senin (25/04). Diketahui, beberapa pejabat Kemendagri tampak mencoba layanan tersebut dan menggunakan kacamata virtual reality.

Sebagai informasi, kasus korupsi kerap terjadi di lingkungan perda. Salah satu yang terbaru adalah kasus dugaan suap yang melibatkan Ade Yasin selaku Bupati Bogor.